KEBIJAKAN ARAH PENGEMBANGAN RUMAH SAKIT DI INDONESIA

Kebijakan Arah Pengembangan RS di Indonesia

KEBIJAKAN ARAH PENGEMBANGAN RS DI INDONESIA
Oleh : Dr.dr. Siti Fadillah Supari, Sp.JP (K)
Menteri Kesehatan RI
Disampaikan pada Konferensi Rumah Sakit Kristen di Indonesia
Yogyakarta 15 September 2006

Rumah Sakit adalah semua sarana kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, gawat darurat, tindakan medik yang dilaksanakan selama 24 jam melalui upaya kesehatan perorangan (RUU RS).

Kebijakan Perumahsakitan
Tujuan Meningkatkan askes, keterjangkauan dan kualitas pelayanan kesehatan yang aman di rumah sakit

Kebijakan Perumasakitan di Indonesia
Prinsip/Filosofi:
1. Melindungi Masyarakat (Protecting the people) dari pelayanan sub standar
2. Memberikan arah kepada RS (To Guide the hospital)
3. Memberdayakan masyarakat, organisasi profesi, asosiasi institusi, serta Pemerintah Daerah (Empowering Profesion and Institutions)
4. Kepastian Hukum untuk rumah sakit, tenaga kesehatan dan pasien/masyarakat.
Kebijakan Perumasakitan di Indonesia
* Biaya pelayanan pasien di ruang perawatan kelas 3 RS Pemerintah & RS Swasta tertentu ditanggung pemerintah (gratis)
* Mendorong RS di daerah terpencil dan perbatasan untuk memenuhi standar RS, melalui pemberian bantuan fisik bangunan dan peralatan medis
* Pengembangan akreditasi RS dan patient safety à RS wajib ikut akreditasi RS minimal untuk pelayanan medis, gawat darurat, keperawatan, rekam medis dan administrasi – manajemen
* Rumah Sakit Pendidikan diarahkan sbg :
– pusat unggulan pelayanan (jantung terpadu,
stroke terpadu, bayi tabung, dll)
– pusat rujukan à pelayanan tersier (pelayanan
medis sub spesialis)
– research center
– training center
– pusat penapisan iptek
* Rumah Sakit Umum diarahkan sebagai:
– tempat rujukan kabupaten/kota à pelayanan
sekunder à mampu memberikan pelayanan
medis spesialistik minimal untuk interne, pediatry,
obstetri-gynecology, surgery
– Safe Community Center
– tempat mengembangkan EWORS (Early Warning
Outbreak Recognition System) dan LEID (Laboratory
Emerging Infection Deseases)
– RS Sayang Ibu & Sayang Bayi dgn pelayanan PONEK
24 jam untuk menurunkan risiko kematian ibu &
Bayi
* Rumah Sakit Khusus diarahkan sebagai:
– pusat unggulan pelayanan sesuai jenis rumah
sakit khusus tersebut.
– pusat rujukan à pelayanan tersier (pelayanan
medis sub spesialis sesuai jenis RS Khusus)
– research center sesuai jenis RS Khusus tersebut
– training center sesuai jenis RS Khusus tersebut
– pusat penapisan iptek sesuai jenis RS Khusus
Tersebut
* Rumah Sakit Swasta :
– Wajib melaksanakan fungsi sosial RS antara lain
dengan menyediakan perawatan bagi pasien
tidak mampu
– Penanam modal asing maksimal 49 %, Indonesia
51 % dan lokasi RS hanya boleh di Ibu Kota
Propinsi
– Pemberian pelayanan gawat darurat tidak
diperbolehkan minta uang muka terlebih dahulu

Tantangan RS Di Masa Depan
• Teknologi kedokteran & kesehatan makin maju
• Pelayanan kesehatan melampaui batas negara
• Pelayanan kesehatan sudah dikaitkan dengan dunia ekonomi/usaha à sentra kegiatan ekonomi sebagai pusat pengembangan
• Tingkat pendidikan & ekonomi masyarakat semakin tinggi, tuntutan mutu pelayanan semakin tinggi
• Berkembangnya profesi à yankes semakin kompleks
• Pasar sangat bergantung pada keinginan pasien (customer oriented)
• Tuntutan hukum (medico-legal) semakin meningkat
• RS harus melakukan upaya agar dapat memberikan excelent services yaitu :
– peka terhadap kebutuhan pasien & masyarakat
– memberikan pelayanan kpd masyarakat miskin
tanpa biaya (ditanggung pemerintah/asuransi)
– fokus kepada kebutuhan pelanggan: kemudahan
& kecepatan pelayanan
– menyediakan pelayanan baru sesuai perkembangan ilmu & teknologi kedokteran serta pola penyakit
– kompetitif dan lebih efektif
– memberikan kepuasan semua pihak
* RS agar dapat memberikan pelayanan one stop center yang mengkombinasikan pelayanan medis yang berkualitas, pelayanan umum yang nyaman dan mudah.
* RS agar menyediakan world-class medicine dan world class service
* RS agar mengembangkan aliansi strategis (nasional dan asean) untuk meningkatkan daya saing
* RS agar meningkatkan profesionalisme melalui ikatan profesi, komite medis & fakultas kedokteran.

Penutup
* Penyelenggaraan RS dan peningkatan mutu pelayanan RS merupakan hal yang penting di masa era desentralisasi & globalisasi à R UU RS diharapkan dapat segera direalisasikan.

* Tujuan RS agar dapat menjadi word class sevices & world class medicine perlu dilengkapi dengan rencana strategik yang baik

* Pemerintah terus mengembangkan program-Program yg dapat mendorong tercapainya pelayanan medik prima di RS

By liyaaliya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s